GfriBUA5GUWlTfd6TSz9TpC8BA==

Dua Pembalap Cilik Perempuan Curi Perhatian di Bhayangkara Cup III Grasstrack Soppeng

jurnaltime.co.id SOPPENG — Di tengah deru suara mesin dan persaingan para pembalap di lintasan, kehadiran dua pembalap cilik perempuan menjadi pemandangan menarik sekaligus mencuri perhatian penonton dalam ajang Bhayangkara Cup III Grasstrack dan Motor Cross di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan.

Keduanya tampil dengan penuh percaya diri di Sirkuit Larakkeang, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng. Keberanian mereka menekuni olahraga otomotif di usia belia menjadi warna tersendiri dalam kejuaraan yang berlangsung selama dua hari, Sabtu (31/10/2026) hingga Minggu (1/11/2026).

Dua pembalap cilik tersebut adalah Caca, siswi kelas IV sekolah dasar asal Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), dan Lusi, siswi kelas IV sekolah dasar yang datang dari Kabupaten Barru.

Meski masih duduk di bangku sekolah dasar, keduanya sudah memiliki pengalaman di dunia balap motor. Caca diketahui telah menekuni olahraga tersebut selama lebih dari satu tahun, sementara Lusi baru menjalani hobinya kurang dari satu tahun.

Saat ditemui di lokasi perlombaan, kedua bocah perempuan ini terlihat antusias mempersiapkan diri sebelum memasuki lintasan. Dengan perlengkapan balap dan semangat yang tinggi, mereka menunjukkan bahwa usia bukanlah penghalang untuk mengejar passion di bidang olahraga otomotif.

Salah seorang dari mereka mengungkapkan bahwa keikutsertaannya dalam ajang tersebut didorong oleh kecintaan terhadap dunia balap motor yang sudah tumbuh sejak kecil.

"Saya ikut balapan ini karena memang suka dan hobi sejak kecil," ungkapnya polos dengan wajah penuh semangat.

Keberanian Caca dan Lusi tentu menjadi perhatian tersendiri. Di tengah dominasi pembalap laki-laki dalam olahraga grasstrack dan motocross, keduanya hadir membawa pesan bahwa perempuan juga memiliki kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan dan prestasi.

Tidak hanya sekadar ikut meramaikan perlombaan, kehadiran dua pembalap cilik ini juga memperlihatkan besarnya semangat anak-anak dalam mengembangkan bakat dan minat di bidang olahraga otomotif.

Bagi penonton, kehadiran mereka menjadi cerita menarik di balik sengitnya persaingan para pembalap Bhayangkara Cup III. Dua anak perempuan yang datang dari daerah berbeda itu membuktikan bahwa keberanian, kecintaan terhadap olahraga, dan semangat berkompetisi dapat tumbuh sejak usia dini.

Semoga Caca dan Lusi terus mengembangkan bakatnya, meraih prestasi, serta selalu mengutamakan keselamatan dengan perlengkapan pelindung dan pengawasan yang memadai selama mengikuti olahraga balap motor.(myu) 

Komentar0

Type above and press Enter to search.