BLANTERVIO103

Karya Bakti Kodim 1423/Soppeng Di Tengah Pandemi Covid

Karya Bakti Kodim 1423/Soppeng Di Tengah Pandemi Covid
Kamis, 11 Juni 2020
 
JURNALSATU.COM SOPPENG- Di tengah Pandemi Covid-19 yang terjadi di Kabupaten Soppeng yang melumpuhkan sebagian roda perekonomian serta pembangunan di Kabupaten Soppeng,Kodim 1423/Soppeng bekerjasama dengan Pemkab Soppeng, melakukan Karya Bakti dalam pembuatan rintisan jalan dari Gellenge Desa Bulue Kabupaten Soppeng ke Kabupaten Barru

Jalan tersebut menghubungkan dari Soppeng-Barru, Soppeng-Sidrap, yang bisa menghemat jarak tempuh 70 km dan waktu tempuh dari Marioriawa ke Makassar.

Dengan adanya perintisan jalan ini, dampaknya akan mendongkrak perekonomian dan pembangunan, karena terdapat akses jalan, terjadinya pemerataan pembangunan di Kabupaten Soppeng.

Secara historis/sejarah bahwa Kampung Gellenge memiliki nilai historis yang tidak bisa dilupakan,  karena kampung tersebut merupakan tempat basis perlawanan para pejuang dalam mengusir penjajah. Jalan ini menjadi  jalur utama sebagai jalan pelintasan menuju tempat Wisata Lejja. 

Hasil tinjauan langsung  media ini bersama koordinator pelaksana PJs. Danramil 1423-02/Marioriawa Pelda Said terlihat jelas pengerjaannya yang sampai sejak awal bulan juni, sudah rampung 100 persen.

"Tidak menjadi kendala walau  faktor cuaca saat ini tidak menentu tapi pembangunan tetap berjalan sampai selesai".

"Gubernur Sulsel, beberapa hari yang lalu dan dikunjungi juga Danrem 141/Tp Brigjen TNI Djashar Djamil, SE., MM bersama Bupati Soppeng sangat  mengapresiasi kegiatan ini, tuturnya.

Dandim Soppeng Letkol Inf Richard M Butarbutar, S. Ap., M. Tr (Han) yang dihubungi mengatakan sangat berterima kasih kepada Personel yang bertugas di Gellengge bersama tim teknis PU-PR Soppeng sebagai pelaksana.

Proses pengerjaan rintisan jalan yang berjarak 5 km tersebut  sebenarnya diberi waktu 40 hari terhitung mulai 23 Maret Lalu, tetapi karena cuaca sering hujan sehingga batas waktu diundur", ujarnya.

Dengan selesainya jalan ini Dandim 1423 berharap lokasi kiri dan kanan jalan yang selama ini berstatus lahan tidur bisa diolah menjadi lahan produksi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.***
Bagikan Berita Ini Melalui :
Jurnal Satu

TAMBAHKAN KOMENTAR

406191870095525094