BLANTERVIO103

Siswa SMA Islam Athirah Makassar "Menyerbu" Bola Ridi'E Soppeng

Siswa SMA Islam Athirah Makassar "Menyerbu" Bola Ridi'E Soppeng
Jumat, 02 November 2018

JURNALTIME, SOPPENG-- Siswa Sekolah menengah Atas (SMA) Islam Athirah I Makassar Kelas XI "menyerbu" Bola Ridie (rumah kuning) di jalan Lamungpatue Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng, 02/11/18.


Wakil Kepala Sekolah Yusran S Pd.,M Pd., menyampaikan bahwa ada 150 siswa kelas XI yang datang berkunjung langsung di Kabupaten Soppeng dengan melibatkan 10 guru pendamping.


"Yusran mengaku kalau dirinya baru mengetahui pada tahun 2018 ini, kalau Bola ridie ada disoppeng ungkap Yusran itupun kami tahu dari teman", jelasnya.


Jadi kami bersama teman-teman memutuskan untuk datang ke-Soppeng  tahun 2018 ini, karena memang sekolah kami mempunyai program tahunan dengan Metode Field Trip.


"SMA Islam Atira I Makassar menjadi suatu mata pelajaran yang di dalamnya terdapat sedikitnya enam mata pelajaran seperti Seni Budaya, Sosiologi, Sejarah, Geografi dan mata pelajaran umum dan di Field Trip ini fokus pada pelajaran sosiologi".


Karena ini berkaitan dengan adat dan tradisi masyarakat maka kami harus turun kesini untuk mengecek dan memastikan perspektif masyarakat dan pemerintah. 


"Tentang komunitas Bissu yang ada di Bola Rodi'E disoppeng,  karena komunitas ini jarang, sehingga kami harus mengecek bagaimana masyarakatnya menerima atau tidak,”kata Yusran.


Lanjut Dia katakan, bahwa, kegiatan ini difokuskan pada pengetahuan tentang adat dan budaya yang berkaitan dengan Bola RidiE (Rumah Kuning).


Sehingga siswa kami yang berada di dalam rumah kuning ini mereka diperbolehkan bertanya langsung kepada Bissu Bola Ridi'E. 


Ecce Matoa Bissu bersama Saha, di Bola Ridi'E, melayani beserta menjawab setiap  pertanyaan, baik dari guru pembimbing  maupun siswa kami", ungkap Yusran.


dengan Hal ini tentunya suatu kekayaan masyarakat Soppeng yang tak ada di daerah lain sehingga perlu di lestarikan,ujarnya.


"Secara pribadi saya katakan bahwa ini adalah culture, budaya nenek moyang kita dan tidak mungkin ada di negara lain". 


“Kami tadi juga bisa memahami tentang Adat Budaya dan Agama di sini, betul-betul dipisahkan antara adat budaya dan agama. Yang ada di dalam Bola Ridi'E  adalah Budaya,”ungkap Yusran.(m.yu)

Bagikan Berita Ini Melalui :
Jurnal Satu

TAMBAHKAN KOMENTAR

406191870095525094